Cerdas Mendunia!

Showing posts with label serbaserbi. Show all posts
Showing posts with label serbaserbi. Show all posts

Friday, 17 July 2020

Duolingo 1: Test Bahasa Inggris


Pada artikel kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengambil test Bahasa Inggris “Duolingo.” Apa itu Duolingo? Duolingo adalah salah satu test Bahasa inggris seperti TOEFL dan IELTS. Lantas apa perbedaan Duolingo dengan TOEFL ataupun IELTS? Pertama test Duolingo berbasis internet, sedangkan TOEFL ada yang berbasis paper, computer dan internet, sedangkan IELTS ada yang berbasis paper dan computer. Keuntungan lain adalah biaya test Duolingo yang lebih murah yaitu sekitar 49 USD sedangkan TOEFL (resmi ETS) dan IELTS adalah sekitar 200 USD. Selain itu, pada Duolingo test kita bebas menentukan kapan kita mau test dan dapat melakukan test dimana saja asalkan ada laptop dan koneksi internet. Sedangkan kekurangan Duolingo test adalah belum diakui oleh semua universitas atau Lembaga di dunia, tetapi sebagian besar Amerika dan Eropa sudah mengakui Duolingo test.

Duolingo sendiri selain menyediakan test Bahasa inggris juga memiliki aplikasi untuk belajar Bahasa free yang bisa di download di PlayStore Google. Aplikasi ini adalah aplikasi pembelajaran Bahasa yang cukup menarik dan lengkap. Pada aplikasi Doulingo kita bisa memilih beberapa Bahasa yang akan dipelajari sekaligus. Pembelajarannya juga enak, step by step. Ada target harian yang bisa diset dan akan memberikan pengingat setiap harinya. Untuk lebih semangat, pada aplikasi juga memberikan reward dan kompetisi antar pengguna dengan point yang didapat selama pembelajaran.


Gambar. Tampilan aplikasi Duolingo

Kembali ke Duolingo English test. Untuk mengambil Duolingo English test kita tinggal login ke web Duolingo. Pada web ini kita juga diberikan menu Latihan test yang dapat memberikan gambaran pengguna tentang test Duolingo dengan durasi Latihan sekitar 15 menit. Sedangkan untuk test Duolingo sendiri sekitar 45-60 menit. Pada test ini akan diuji beberapa kemampuan Bahasa seperti pada test TOEFL dan IELTS yang meliputi listening, reading, writing dan speaking. Bedanya jika pada TOEFL dan IELTS masing – masing bagian test tersendiri, pada Duolingo tiap bagian test akan bergantian secara adaptif. Inilah keunggulan Duolingo yang disusun dengan menerapkan teknologi Artificial Intelligent (AI). Jadi jangan heran jika semkin banyak jawaban benar kita maka soal akan semakin sulit dan sebaliknya.

Gambar. Tampilan website Duolingo

Dimana belajar Duolingo? Karena termasuk jenis test baru, belum banyak referensi ataupun buku khusus tentang Duolingo. Tetapi tenang, di internet dan juga youtube sudah banyak orang yang mengulas tentang test ini. Mulai dari penjelasan test secara umum hingga tips untuk mendapatkan skor yang bagus. Bahkan simulasi yang dibuat seperti test sungguhan juga ada. Silakan di-searching sendiri ya.

Test Duolingo ini semakin popular di era pandemic covid-19. Hal ini karena kesulitan dalam melakukan test TOEFL dan IELTS maka semakin banyak sekolah dan universitas yang menerima hasil test Duolingo. Akan tetapi, memang ada yang mengkhususnya menerima Duolingo khusus masa pandemi ini. Ada juga yang menyaratkan skor Duolingo tetapi setelah diterima tetap harus melakukan test IELTS.

Secara keseluruhan test ini cukup menarik, karena dengan harga yang terjangkau sudah diakui oleh banyak Lembaga atau universitas internasional dan juga bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Pada website resmi Duolingo juga menyediakan konversi nilai antara Duolingo dengan TOEFL IBT dan IELTS. Link websited Duolingo. Selamat mencoba. Silakan baca part 2 untuk tahu pengalaman saya Ketika mengambil Test Duoingo.

Share:

Sunday, 30 June 2019

Pameran Elektro UNS 2019


El-Semar atau Elektro Sebelas Maret adalah program pameran proyek kreatif mahasiswa Teknik Elektro UNS yang diselenggarakan setiap akhir semester. Pada akhir semester genap 2019 ini pameran akan dilaksanakan di Perpustakaan UNS. Pameran ini diselenggarakan untuk umum, jadi jangan khawatir kalau kamu bukan anak UNS ataupun masih sekolah SD, SMP, SMA ingin mengunjungi acara ini.

Selain pameran, pada acara ini juga akan diselenggarakan seminar nasional dan workshop yang diisi oleh start-up skala nasional. Jadi kamu juga bisa mencari tahu bagaimana kiat mengembangakan suatu start-up. Jangan lupa catat tanggalnya, 8 Juli 2019 pukul 08.00 sampai selesai. Info lebih lanjut silakan hubungi CP poster dibawah ini.

Share:

Friday, 10 May 2019

KPPS Pemilu Serentak 2019


Pemilu serentak tahun 2019 ini beda dari biasanya dan merupakan sejarah baru bagi Indonesia. Pada pemilu serentak ini dilakukan pemilah Presiden-Wakil Presiden, DPR-RI, DPD, DPRD-1, dan DPRD-2 dalam satu waktu. Jadi pada saat memilih seorang pemilih mencoblos 5 kartu suara sekaligus. Dari banyaknya jumlah kartu suara saja sudah membuat pemilih terkadang pusing, maka apalagi petugas pemilu dalam hal ini Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Berdasarkan data dari KPU yang dilaporkan oleh www.cnnindonesia.com pada Sabtu 5 Mei 2019 saja terdapat 440 orang KPPS meninggal dunia, sementara petugas yang sakit 3.788 orang. Banyak media yang memberitakan penyebab utama kejadian ini adalah karena kelelahan bekerja. Lebih detail lagi, meraka yang sakit bahkan sampai meninggal dunia memang memiliki riwayat sakit sejak awal. Untuk itu, pada tulisan ini saya akan sharing tentang pengalaman saya ikut serta menjadi KPPS pada pemilu 2019 ini.

Sebelum menceritakan pengalaman saya, ada baiknya kita kenalan dulu tentang apa tugas KPPS. KPPS adalah panitia penyelenggara pemilu yang bertugas langsung di TPS (Tempat Pemungutan Suara). Setiap TPS terdapat 7 anggota KPPS dan 2 petugas keamanan. Berikut sekilas tugas masing – masing anggota KPPS:
  1. KPPS -1 merupakan ketua KPPS yang bertugas memimpin pemungutan suara di TPS dan menandatangani surat suara yang digunakan.
  2. KPPS – 2 bertugas mengisi nama kecamatan dan kelurahan serta no TPS pada kertas suara
  3. KPPS - 3 membantu KPPS -1 dan KPPS-2
  4. KPPS - 4 bertugas menerima formulir C-6 dan mamastikan pemilih belum mencoblos sebelumnya
  5. KPPS - 5 bertugas menulis absen pemilih setelah mengumpulkan formulir C-6
  6.  KPPS  - 6 bertugas memandu pemilih dalam memasukkan kertas suara ke kotak suara
  7. KPPS – 7 bertugas meminta pemilih untuk mencelupkan cari seusai mencoblos

Pemilu serentak kali ini memakai 5 surat suara dimana tersedia lima kotak pula sesuai jenis surat suaranya dan dokumen-dokumen lain untuk pencatatan hasilnya. Pemilu ini merupakan kali pertama saya ikut sebagai KPPS. Hanya 2 anggota KPPS kami yang sudah berpengalaman. Pernah berbincang dengan ketua KPPS kami, anggota KPPS sekarang memang dipilih banyak anak muda dengan tujuan regenerasi kedepannya. Dan pemilihan ini pun tepat pada akhirnya karena memang banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan.

Kegiatan dimulai pukul 06.00 dimana anggota KPPS, saksi, dan panwas sudah siap, kemudian TPS dibuka untuk pemilih pada pukul 07.00. Agenda awal adalah membuka kotak suara dan merekap isinya.Walau agak pusing saking banyaknya form, akhirnya selesai juga direkap dan segera membuka TPS untuk pemilih. Selanjutnya kami menempati posisi masing – masing.

Pencoblosan dilakukan pukul 07.00 sampai pukul 13.00 berjalan lancar. Selanjutnya kami istirahat bergantian dan dilanjutkan dengan perhitungan suara. Perhitungan suara dimulai dari Kotak Pasangan Presiden, untuk perhitungan ini berjalan lancar dan beres. Selanjutnya perhitungan dilanjutkan pada Kotak DPR-RI, pada perhitungan ini cukup rumit karena perhitungan terdiri dari caleg dan dua puluh partai peserta pemilu. Pada perhitungan ini juga ada yang namanya surat suara sah partai dan sah caleg. Pada perhitungan pertama ini agak lama dan selesai sekitar mahrib.

Kemudian istirahat sebentar dan dilanjutkan perhitungan 3 kotak selanjutnya. Karena sudah belajar dari perhitungan kotak DPR-RI kali ini bisa lebih cepat. Perhitungan seluruh kotak suara selesai pukul 22.00. Lega rasanya. Sekarang selanjutnya merekap hasil ke formulir-formulir yang tersedia. Salah satu formulir yang cukup dikenal adalah form C1 dimana berisi rekap hasil perhitungan suara.



Pengisian C1 selesai, formulir lain juga sudah, selanjutnya dikemas ke amplop yang telah disediakan. Disini ada masalah lagi, ternyata harus disalin banyak, akhirnya menyalin lagi. Sekitar jam 23.00 baru selesai. Semua anggota sudah lelah nampaknya. Bahkan ada yang asam lambung naik. Tetapi berkat kerja sama dan kerja keras semua anggota akhirnya pukul 24.00 selesai semuanya dan siap kirim ke PPS di Kelurahan. Dengan berkendara motor, kami mengirim kotak suara beserta rekap hasil perhitungan suara yang sudah disegel. Setelah dicek oleh petugas PPS dan lengkap semua, akhirnya kami bisa pulang pukul 01.00 dini hari, itu pun ketika melewati TPS lain masih ada yang belum selesai.

Bahkan ada juga di pemberitaan media ada TPS yang shubuh baru selesai melakukan perhitungan. Kerja 24 jam. Maka tak heran jika banyak yang jatuh sakit karena kelelahan bahkan yang memiliki riwayat penyakit sampai meninggal dunia. Harapannya kedepannya pemerintah lebih memperhatikan mekanisme pemilu sehingga tidak menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan panitia pemilu. Begitulah sekilas pengalaman saya selama menjadi anggota KPPS. Cukup sibuk dan lelah, tapi saya lega dan bangga.

Share:

Thursday, 3 January 2019

Kuliah Umum dan Pameran Karya Inovasi Elektro UNS


Dalam rangka pergantian semester ini, Teknik Elektro Universitas Sebelas Maret (UNS) akan menyelenggarakan Kuliah Umum dan Pameran Proyek Kreatif. Kuliah umum pada kesempatan kali ini mengambil tema “Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Kampus”, pembicaranya pun tidak sembarangan yaitu Ibu Indri Hapsari Susilowati, SKM, M.KKK, Ph.D. Beliau merupakan Kepala Departemen Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

Sedangkan pameran proyek kreatif adalah pameran hasil karya inovasi mahasiswa teknik elektro UNS. Proyek Kreatif (PK) adalah salah satu program unggulan di prodi elektro UNS guna memacu inovasi para mahasiswa. Dan setiap pergantian semester akan diselenggarakan pameran untuk umum. Banyak sekali hasil karyanya, mulai dari sensor cerdas, Internet of Things (IoT) dan lain sebagainya. Silakan datang untuk melihat secara langsung.

Kali ini acara akan dilaksanakan pada Senin, 7 Januari 2019, pukul 07.30 sampai selesai. Bertempat di gedung 3 Fakultas Teknik UNS. Kabar gembiranya, acara ini free dan ada doorprize serta e-sertifikat. Keterangan lebih jelas silakan baca poster dibawah ini. Link pendaftaran: bit.ly/elsemar2019.



Share:

Thursday, 27 December 2018

Tips Kursus Mobil Langsung Bisa


Setelah sebelumnya dibahas tentang perjalanan kursusmobil tiap sesi, sekarang saatnya saya membuktikan hasil kursus mobil saya. Walau sebenarnya saya masih ragu, pasalnya pada pertemuan kursus terakhir, saya sempat bertanya pada pelatihnya, apakah saya sudah layak nyetir di jalan raya sendiri. Dengan ragu beliau menjawab, ya sebaiknya ditemani dulu, masih belum lancar.



Akhirnya waktu riset tiba, sebagai anggota tim riset saya harus mengendarai mobil risetnya. Beberapa mobil yang hendak diriset sudah datang dan ternyata semuanya bertransmisi automatic/ matic. Kata orang matic lebih mudah dari manual karena tidak ada kopling dan presneling. Akan tetapi, saya belum pernah coba yang meskipun satu kali. Sore harinya saya kaget karena saya diminta membawa mobil tersebut pulang. Awalnya saya ragu, tetapi berbekal latihan sebentar penggunaan matic oleh teman saya, akhirnya saya memberanikan diri. Dengan berprinsip pada, yang penting tenang, akhirnya saya bisa mengendarai mobil matic di jalan raya sendirian dengan jarak sekitar 16 km. Lega rasanya bisa sampai rumah dengan selamat.

Besoknya, bertepatan dengan weekend, saya mencoba mobilnya keliling kampung. Saya yakin dengan banyak praktik, maka skill nyetir akan meningkat. Saya sudah membuktikan, dengan bisa masuk gang – gang sempit yang bahkan belum diajarkan waktu kursus. Sehari full saya muter – muter, malamnya tepar. Ternyata nyetir awal – awal itu sangat melelahkan, karena masih tegang, otot kaku semua. Dan sekarang sudah satu bulan lebih saya memakai mobilnya. Yang awalnya cuma berani di jalan raya waktu pagi biar sepi, kini saya sudah berani menghadapi macet. Nyetir di malam hari pun juga sudah terbiasa.


Berikut beberapa Tips dari saya agar kursus mobil sekali jadi:
  1. Niat, kalau tidak niat tidak usah dulu deh, buang duit nanti
  2. Berani, beranikan diri untuk mencoba
  3. Tenang, mulai dengan doa, pelan-pelan dulu nyetirnya
  4. Sering latihan, dengan sering latihan maka skill kita akan semakin ter asah 
Demikian tips dan cerita saya tentang kursus mobil sekali jadi, semoga bermanfaat. Salam sukses!

Artikel sebelumnya: Kursus Mobil Sekali Jadi

Share:

Kursus Mobil Sekali Jadi


Bisa mengemudikan mobil atau nyetir memang sudah lama menjadi keinginanku. Akan tetapi, keinginan ini tertunda pasalnya mobilnya belum punya. Banyak teman dan tetangga yang belum punya mobil juga sudah pandai nyetir. Contoh saja, tetangga sebelah, yang berprofesi sebagi sopir, sempat heran saya, karena Bapaknya seorang sopir anak – anaknya bisa nyetir, padahal mereka tidak ada mobil, disitu kadang saya mengira nyetir mobil adalah salah satu bakat turunan.


Masih manjadi momok bagi saya dalam mengemudikan mobil adalah, bagaimana cara memperkirakan dimensi mobil, misal pada saat ingin mendahului atau melalui orang yang sedang jalan misalnya, cara memperkirakan jarak aman bagaimana. Kalau dibandingkan dengan motor, motor lebih mudah dikendarai bagi saya karena pertama dimensinya kecil sehingga lebih mudah memperkirakan, kedua kendali motor ada di tengah, sehingga perkiraan kanan kiri lebih mudah. Kalau mobil kan setirnya ada disisi kanan. Sempat saya terbayang mengendarai mobil F1 tentu akan lebih mudah karena setirnya ada di tengah, atau kenapa mobil setirnya tidak dibuat seperti setang motor macam bajaj.

Satu hari saya diajak oleh senior kerja saya untuk ikut penelitian mobil hybrid. Apa itu mobil hybrid? Yaitu mobil yang sumber energinya ada dua, ini mobil punya mesin dan punya baterai. Jadi mobil ini memakai tenaga campuran antara mesin dan baterai untuk bergerak. Dengan adanya sumber energi baterai, tentu saja konsumsi BBM mobil ini akan lebih hemat.

Singkat cerita, saya yang belum pernah bisa nyetir mobil ini lakok diikut sertakan dalam penelitian yang mana harus nyetir mobilnya. Tetapi saya berpikiran positif, ini kesempatan bagi saya untuk bisa belajar nyetir mobil, lagi pula nanti boleh memakai mobilnya gratis. Akhirnya saya, dengan nekat, bersedia bergabung penelitian tersebut. Dari sinilah saya terdorong harus ikut kursus setir mobil, masih ada waktu dua minggu sebelum penelitian dimulai.

Saya yang tinggal di pinggiran Kota Solo langsung saja mencari tempat kursus setir mobil terdekat. Saya menemukan Sekolah Mengemudi ARTA JAYA yang berlokasi di Jaten. Walaupun ratingnya di google kurang banyak, tapi karena searah dengan rumah akhirnya saya pilih. Saya ambil kursus pada bulan Oktober 2018 dengan biaya pendaftaran Rp 30.000. Disana ada lima pilihan paket yaitu paket 6, 7, 8, 9, 10 dimana menunjukkan jumlah pertemuan. Saya ambil paket 6 dimana ada 6 kali pertemuan dangan biaya Rp 370.000 dan setiap pertemuan adalah 1 jam. Untuk jadwal bisa kondisional dikomunikasikan dengan pelatih. Materi yang diajarkan sesuai yang dibrosurnya adalah: teori, praktek jalan raya, praktek tanjakan, praktek parkir, praktek mundur, dan rute bebas.


Karena hanya ada waktu dua minggu untuk belajar maka saya seriusi kursus ini, lagian sudah bayar mahal. Hari pertama kursus dimulai. Mobil yang dipakai cukup memuaskan, Terios 2018. Dimulai dengan teori singkat yang memperkenalkan bagian – bagian mobil, kemudian saya langsung diajak cus jalan di jalan raya. Karena baru pertemuan pertama, saya minta 1 jam saja dan rute pedesaan. Kesulitan pertama yang saya temui adalah memadukan konsentrasi antara tangan dan kaki, dimana tangan harus konsentrasi memagang setir dan sesekali presneling, sedangkan kaki harus di kopling dan gas rem. Gas dan rem awalnya memang tersendat, tatapi bukan masalah besar dan bisa teratasi. Masalah besarnya adalah seperti saya bilang diawal yaitu memperkirakan lebar mobil sehingga waktu melewati atau mendahului aman. Kata orang itu pakai feeling, tapi saya yang baru pertama belum ada feeling itu. Saran pelatih, kondisi kanan dan kiri itu bisa dilihat dari spion, tapi kalau bisa jangan terlalu sering lihat spion nanti jadi tidak konsen yang didepan. Akhirnya latihan sesi pertama selesai dengan dua catatan, kopling sering lupa dan masih terlalu sering lihat spion. Masih agak tegang juga karena mungkin ini yang pertama.

Lanjut pertemuan sesi 2 dan 3 saya gabung, jadi 2 jam sekaligus. Untuk sesi kali ini, rute diperpanjang dan juga masuk perkotaan. Pertemuan kedua malah lebih nerves dibanding pertemuan pertama pasalnya masuk perkotaan yang crowded jadi harus extra hati – hati agar tidak membahayakan orang lain. Lagi – lagi antara tangan dan kaki belum bisa sinkron. Selagi tangan memegang setir dan konsentrasi pada jalan di depan, kaki terkadang lupa kopling sehingga mesin hampir mati. Untuk pelatih membantu kopling. Sekeder info, mobil untuk kursus biasanya di kursi penumpang depan tempat pelatih juga ada pedal rem dan kopling untuk membantu para pengemudi awam seperti saya. Kali ini, saking nervernya tangan saya sampai gemetar sehingga kadang secara tak sadar mobil berbelok. Selesai juga sesi 2 dan 3 kali ini dengan catatan yang hampir sama dengan sesi sebelumnya yaitu feeling jalan belum dapat dan kopling saring lupa.

Sesi 4 saya ambil satu jam saja, berkaca dari sesi 2 jam sebelumnya, ternyata semakin lama malah makin tidak konsen. Pada pertemuan ini adalah materi tanjakan. Pelatih mengarahkan saya untuk membawa mobil ke jalan tanjakan yang cukup sepi dan bisa untuk saya berlatih. Cukup ribet ternyata latihan tanjakan dengan mobil transmisi manual ini. Cara pertama adalah lepas kopling setangah sampai mesin mobil bergetar, kemudian baru lepas rem kaki dan lanjut tambahkan gas. Cara kedua adalah dengan hand rem, caranya yaitu lepas kopling separo hingga mobil bergetar, gas sedikit sampai rpm mesin sekitar 1000 kemudian lepas hand rem. Sedangkan untuk memperkirakan apakah jalan miring atau tidak jika kemiringannya kecil kecil adalah, coba lepas rem, jika mobil mundur sgera rem lagi, berarti jalan menanjak. Kedua cara tadi masih terlalu komplek bagi pemula macam saya.

Tinggal dua sesi dan rencana mau saya gabung menjadi satu pertemuan yaitu sesi 5 dan 6. Semua teori sudah disampaikan dan kata pelatihnya bisa tak bisa itu urusan Anda kewajiban mereka adalah menyampaikan materi sesuai kurikulum yang ada. Pertemuan terakhir materi yang tersisa yaitu latihan mundur dan parkir. Untuk latihan parkir ini saya diajak ke suatu tempat yang ada dua pohon berdiri. Anggap kedua pohon itu adalah lebar garasi mobil atau mobil di kanan – kiri parkiran. Latihannya berupa parkir mobil mundur dan dicoba dari sisi kiri maupun sisi kanan. Latihan parkir mundur sukses. Sesi terakhir seiring berakhirnya kursus saya catatan besarnya adalah, lupa kopling sedangkan feeling jalan sudah lumayan dapat.

Artikel selanjutnya: Tips Kursus Mobil Langsung Bisa

Share:

Monday, 26 November 2018

PT. INKA Buka Lowongan


Seleksi TKD CPNS 2018 telah selesai, dan seperti sudah viral kali ini banyak yang tidak lolos passing grade. Tenang saja bagi kamu yang belum beruntung lolos tes CPNS, ada kabar gembira dari PT. INKA (Madiun ). Perusahaan kereta api satu – satunya di Asia Tenggara ini, saat ini membuka peluang bagi kamu untuk bergabung menjadi karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) alias karyawan tidak tetap. Akan tetapi, tenang saja, meskipun karyawan kontrak standart gaji BUMN cukup gede kok. Selain itu, lokasinya yang ada di Madiun dengan biaya hidup yang tidak mahal cukup buat kamu.

Karyawan PKWT biasanya ada ikatan dua tahun, tetapi tenang, jika kinerjamu baik maka bisa diperpanjang lagi. Bahkan pada waktu  tertentu ada rekruitmen internail sehingga kamu bisa ikut dan mengubah status dari karyawan kontrak menjadi karyawan tetap. Apalagi kabarnya, satu-satunya pemasok kereta asal Indonesia ini akan membuka site baru di Banyuwangi. Kesempatan makin terbuka lebar. Apalagi bagi kamu yang ingin pulang kampung jika kamu asal Jawa Timur, kesempatan ini jangan disia – siakan.

Apa saja posisi yang dibuka? Kali ini ada tiga posisi yang dibutuhkan yaitu: Engineer Staff, Procurement Staff, dan Auditor Staff. Khusus dua posisi pertama hanya untuk lulusan sarjana Teknik Mesin dan Teknik Elektro, sedangkan untuk auditor dibutuhkan lulusan akutansi. Informasi lebih lanjut mengenangi persyaratan dan tatacata pendaftaran bisa dilihat di situs resmi PT.INKA, www.inka.co.id. Pendaftaran dibuka 26 November 2018 sampai 9 Desember 2018, jangan sampai terlewat ya.




Share:

Thursday, 28 June 2018

Free! Kuliah Umum dan Pameran Karya Cipta Mahasiswa TE UNS 2018


Kabar gembira datang dari ELSEMAR atau Elektro Sebelas Maret. Kabar gembira dengan hadirnya kembali pameran Proyek Kreatif Mahasiswa. Biar lebih jelas, simak dulu sejarahnya. Program Kreatif Mahasiswa atau disingkat PK adalah program unggulan di Program Studi (Prodi) Teknik Elektro UNS. Jadi PK adalah mata kuliah khusus yang mendorong mahasiswa untuk membuat karya kreatif. Output dari PK ini adalah agar mahasiswa mampu dan kreatif dalam ber-inovasi. Selain itu, dari PK ini akan muncul alat – alat baru yang bisa diikutsertakan PKM(Program Kreativitas Mahasiswa) bahwa bisa menjadi produk. PK juga dapat dilanjutkan menjadi skripsi.

Setelah tau sejarahnya, penasaran dengan hasil karya mahasiswa TE UNS? Sebagai salah satu penilaian, alat – alat ini akan dipamerkan tiap akhir semester. Acara ini free alias gratis dan terbuka untuk umum. Jadi bagi kalian yang penasaran, silakan datang.

Untuk semester ini, acara pameran juga akan diisi dengan kuliah umum plus ada juga training arduino oleh Tim Robot UNS. Burun daftar dan jangan lupa datang karena ada ilmu, doorprise, sertifikat dan tentunya snack, gratis. Info lebih lanjut, silakan baca poster dibawah ini.


Share:

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Powered by Blogger.

Flag Counter

Flag Counter