Cerdas Mendunia!

Showing posts with label bakat. Show all posts
Showing posts with label bakat. Show all posts

Sunday, 11 August 2019

Pertanyaan Ini Bantu Temukan Bakat Anda

Pada artikel sebelumnya telah kita bahas tentang pengertian Bakat. Masih ingatkah apa itu bakat? Banyak pengertian bakat yang dikemukakan oleh para ahli, disini saya mengambil pengertian dari penemu Talent Mapping, yaitu Abah Rama Royani. Beliau mengatakan bakat adalah sifat yang produktif. Adapun sifat yang tidak produktif maka itu bukanlah bakat. Ada dua kategori bakat yaitu dari fisik dan sifat. Dari segi fisik contohnya menyanyi, memasak, bercocok tanam, melukis, olahraga, beternak dll. Sedangkan dari segi sifat misalnya berjualan, bernegosiasi, mengelola, memotivasi, mengajar, merancang, menganalisis dll.




Perlu diketahui manusia diciptakan oleh Alloh sebagai kholifah di muka bumi, maka Alloh juga membekali manusia dengan kemampuan untuk melakukannya. Semua manusia diciptakan dengan peran dan tugasnya masing – masing. Untuk mencapai kesuksesan perlu adanya jalan yang tepat dan cara yang tepat. Jika jalanya benar dan caranya salah makai a akan sampai pada tujuan tetapi sangat lama. Sebaliknya jika jalannya salah meskipun caranya benar maka ia tak akan pernah sampai pada tujuan. Dalam hal ini tujuannya adalah menemukan perat spesifinya di muka bumi. Dengan menemukan peran spesiiknya maka ia juga akan menemukan bakatnya, karena bakat adalah bekal yang sudah diberikan manusia untuk menjalankan perannya dimuka bumi. Jalan mana yang benar? Hanya Alloh yang tahu, untuk itu kita manusia selalu berdoa untuk ditunjukkan jalan yang lurus, ih dinnas siratal mustaqim. Sedangkan caranya adalah urusan manusia sehingga kita dituntut berusaha untuk menemukan cara yang benar yang berkaitan dengan bakat kita.

Jalaludin Rumi pernah mengatakan “ Jika kamu terlahir dengan sayap, kenapa kamu memilih merayap sepanjang hidup”. Ungkapan tersebut mencerminkan seorang yang memiliki bakat besar tetapi karena tidak tahu akan bakatnya maka ia hanya bisa melakukan hal yang kecil. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menemukan bakat kita. Pada kesempatan ini akan kita bahas Bersama pertanyaan sederhana yang dapat membantu kita menemukan bakat kita.

Bakat adalah sifat, aktivitas yang dilakukn adalah potensi diri, sedangkan kumpulan dari aktivitas yang sering dilakukan adalah peran. Gambar 1 adalah kumpulan dari kekuatan dan kelemahan dan cita – cita yang cocok. Pada kolom sebelah kiri adalah sifat yang dimiliki seseorang, selanjutnya pada kolom kedua adalah potensi kekuatan dan kelemahannya. Kemudian kolom paling kanan adalah kemungkinan cita-cita yang pas berdasarkan kelebihan dan kelemahan yang dimiliki. Tabel ini juga mengisayaratkan kita untuk lebih focus pada kelebihan daripada meraaatapi kekurangan. Istilahnya, meninggikan gunung bukan meratakan lembah.


Gambar 1 Contoh kekuatan dan kelemahan

Selanjunya Gambar 2 meruapakan pertanyaan sederhana yang bisa membantu kita menemukan bakat kita. Pertama dari sebelah kiri, Anda lebih suka bertemu orang atau tidak bertemu orang, berikan prosentasi di kotak hijau dengan total 100 %. Misalnya 30 % dan 70 %. Selanjutnya 30% suka bertemu orang tadi uraikan lagi, ketika bertemu orang anda lebih suka memerintah, bekerja sama, atau melayani dan tuliskan prosentasinya di kolom konung sebelah kanan. Kemudian dari 70 % tidak bertemu orang, didetailkan lagi menjadi ketika tidak bertemu orang kita lebih suka berfikir atau tidak. Kemudian ketika suka berfikir, yang kita pikirkan itu hal – hal yang logis atau intuitif saja. Ketika jawabanya tidak berfikir, maka kita lebih suka di dalam ruang atau diluar ruang. Jawaban akhir ada di kolom kuning paling kanan, dimana jumlah keseluruhan adalah 100 %. Ini mencerminkan sifat yang ada pada diri kita. Dan bagian yg mendapat prosentase terbesar adalah cerminan kecenderungan diri kita. Pada contoh gambar 2, yang tertinggi prosentasenya adalah bekerjasama, logika dan intuisi dengan masing – masing mandapatkan 20 %. Dari hal ini kita bisa memperkirakan dirikita lebih cenderung atau cocok dengan pekerjaan yang memerlukan kerjasama, logika, dan intuisi misalnya saja arsitek. Cukup banyak pilihan pofesinya, yang jelas anda suka berkerjasama dan berfikir dalam profesi tersebut.


Gambar 2. Pertanyaan singkat temukan bakat

Lebih jelas dalam menemukan bakat anda, silakan download buku panduan ringkas berikut. E Book Pandu45:

https://drive.google.com/open?id=1dAsCA92C1-iNu3HhJdjr85JqxlQ4aYFe
Share:

Thursday, 3 May 2018

Apa Bakatmu?


Sebelum mencari tahu apa bakat Anda, sebaiknya kita cari tahu dulu apa itu bakat. Dari beberapa sumber yang pernah say abaca, saya simpulkan bahwa bakat adalah kebiasaan yang bermanfaat dan kita bisa enjoy dalam melakukannya. Setelah sebelumnya kita bahas Bakat vs Kerja keras, sekarang akan coba kita cari tahu bakat kita masing – masing.

Cara mudah untuk mengenali bakat Anda adalah, kegiatan apa yang paling Anda suka, Anda enjoy dalam melakukannya. Jika belum tahu, cobalah beragam kegiatan hingga anda menemukan satu yang paling bisa Anda nikmati dan senang dalam melakukannya.

Cara lain yaitu dengan mengikuti tes bakat. Tes Bakat yang cukup akurat dan diberikan panduan, menurut yang saya tahu adalah Talent Mapping yang diprakarsai oleh Abah Rama. Namun ini berbayar sekitar 300 ribu, tetapi ini bukan nilai yang mahal jika dibanding dengan manfaat yang diberikan.


Tes bakat lain yang bisa memberikan gambaran tentang bakat anda dan gratis adalah dari Temu Bakat ( temubakat.com ). Saya sendiri baru mencoba yang gratisan ini. Hasil test pada Temu Bakat lebih general dan dikenal dengan Strength Topology 30 atau ST30. Topology yang 30 tadi dirangkum dalam 8 kategori seperti gambar berikut.



Setelah mencoba melakukan test. Coba bandingkan dengan diri Anda sendiri. Hasil ini bisa memberi gambaran tentang karir yang akan Anda pilih. Bisa juga sebagai panduan bagi yang ingin memilih jurusan kuliah. Penjelasan lebih lengkap ada di website Temu Bakat. Selamat mencoba mencari tahu jawaban pertanyaan, Apa Bakatmu?
Share:

Bakat vs Kerja Keras


Salah satu faktor kunci kesuksesan seseorang adalah kerja keras. Saya sendiri percaya dengan penyataan tersebut. Akan tetapi, baru – baru ini setelah banyak belajar parenting bersama istri, saya menemukan hal baru, yaitu bakat. Apa itu bakat? Banyak pakar dan sumber yang memberi penjelasan berbeda, saya simpulkan bahwa bakat itu kebiasaan yang bermanfaat dan kita bisa enjoy dalam melakukannya.

Untuk mengawali pembahasan ini, saya bawakan contoh yang sering diangkat pada diskusi bakat atau kerja keras. Anda pasti tahu bintang sepak bola Messi dan Ronaldo. Banyak orang dan sumber yang menyatakan bahwa Messi pandai sepakbola karena bakat, sedang Ronaldo memiliki taktik yang bagus karena kerja kerasnya. Bahkan Ronaldo dikenal paling giat dan keras dalam berlatih. Dan keduanya, meraka sukses menjadi pesepakbola papan atas dunia.



Saya sendiri termasuk yang percaya bahwa untuk sukses perlu kerja keras. Berlatihlah diatas rata – rata untuk menjadi diatas rata – rata. Saya dikenal teman – teman sebagai orang yang rajin, kerjaanya cuma belajar ketika sekolah/ kuliah. Sekarang saya mulai mengenal tentang bakat. Setelah saya renungkan, kerja keras tidaklah salah, tapi bukankah akan lebih baik jika kerja keras kita sesuai sasaran. Kita tahu bakat kita, kemudian kita tekuni, maka hasilnya akan lebih maksimal. Sebaliknya, orang yang sudah tahu bakatnya tetapi tidak ditekuni dengan kesungguhan, maka hasilnya juga tidak akan optimal.

Bakat itu bawaan sejak lahir karena manusia diciptakan oleh Alloh sang pencipta dengan misi khusus masing – masing. Hubungannya dengan parenting. Anak – anak kita pun diciptakan dengan membawa misi khusus. Untuk itu, kita sebagai orang tua jangan memaksakan kehendak kepada anak. Kita pun apabila bekerja pada suatu bidang yang tidak sesuai dengan bakat kita pasti akan malas untuk berkembang.

Lantas, bagaimana cara kita untuk tahu apa bakat kita? Baca: Apa Bakatmu?

Sebagai kesimpulan. Bakat dan kerja keras sama – sama penting. Akan tetapi, hasil yang lebih optimal akan diperoleh manakala bakat dan kerja keras bisa bersinergi dengan baik. Temukan bakatmu, tekuni, dan jadilah yang terbaik.
Share:

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
Powered by Blogger.

Flag Counter

Flag Counter